spot_img
spot_img
Minggu, September 13, 2026
BerandaInternasionalEropa AmerikaRusia Tawarkan Indonesia Kapal Canggih untuk Perikanan Nasional

Rusia Tawarkan Indonesia Kapal Canggih untuk Perikanan Nasional

spot_img

INDOVIEWNEWS.COM – Rusia terus memperkuat hubungan bilateral dengan Indonesia, terutama dalam pengembangan dunia industri termasuk perkapalan. Baru-baru ini, Presiden Rusia Vladimir Putin menawarkan kerja sama di bidang pembangunan perkapalan kepada Indonesia untuk mendukung pengembangan industri perikanan nasional.

Tawaran tersebut disampaikan Vladimir Putin dalam pertemuan bilateral dengan Prabowo Subianto di Vladivostok, Rusia, Kamis, 3 September 2026.

Dalam keterangannya, Vladimir Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara, Rosan P. Roeslani, mengatakan Putin menawarkan kapal berteknologi mutakhir dengan panjang lebih dari 102 meter. Kapal itu dirancang untuk memungkinkan pengolahan hasil tangkapan ikan secara langsung sehingga kualitas produk dapat lebih terjaga.

“Presiden Putin juga menawarkan untuk perkapalan yang panjangnya lebih dari 102 meter yang mutakhir, untuk pengolahan langsung ikan-ikan kita sehingga menjadi lebih baik kualitasnya,” kata Rosan dalam keterangan resmi yang diperoleh redaksi, Jumat (4/9/2026).

BACA JUGA :  Pengamat: Kapal Selam Nuklir AS di Australia Mengubah Keseimbangan Kekuatan di Sekitar Indonesia

Presiden Prabowo Subianto menyambut baik tawaran Rusia dalam pengembangan kapal canggih bidang perikanan. menindaklanjuti hal itu, Prabowo dilaporkan tengah membentuk Tim untuk mempelajari lebih jauh teknologi kapal yang ditawarkan Rusia.

Selain kerja sama perkapalan, Rosan mengungkap rencana ratifikasi perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia dan Eurasia. Kesepakatan tersebut diharapkan dapat semakin memperluas akses perdagangan sekaligus membuka peluang investasi antara Indonesia dan Rusia.

Peluang penguatan hubungan ekonomi tersebut dinilai semakin besar seiring pertumbuhan perdagangan Indonesia-Rusia yang tercatat meningkat lebih dari 12 persen pada tahun sebelumnya.

“Jadi momentumnya sangat baik, momentumnya sangat pas sehingga ini memperluas dari segi perdagangan, kerja sama, partnership, investasi terhadap kedua negara,” tandas Rosan. (RED).

BACA JUGA :  Pengamat: Kapal Selam Nuklir AS di Australia Mengubah Keseimbangan Kekuatan di Sekitar Indonesia

DISCLAIMER : Khusus berita OPINI dalam Rubrik/Kanal OPINI adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya, sehingga setiap berita opini di kanal OPINI sepenuhnya menjadi tanggung jawab PENULIS. Oleh karenanya INDOVIEWNEWS.COM terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan OPINI, maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada PENULIS OPINI atau dapat dikirimkan kepada redaksi INDOVIEWNEWS.COM melalui email yang tertera dalam box redaksi kami. nantinya redaksi INDOVIEWNEWS.COM akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.

BACA JUGA :  Pengamat: Kapal Selam Nuklir AS di Australia Mengubah Keseimbangan Kekuatan di Sekitar Indonesia
spot_img
Must Read
spot_img
Populer
spot_img