spot_img
spot_img
Senin, September 14, 2026
BerandaNewsNasionalHendrajit Prediksi Gus Salam atau Gus Rozin Berpeluang Pimpin PBNU

Hendrajit Prediksi Gus Salam atau Gus Rozin Berpeluang Pimpin PBNU

spot_img

Hendrajit Prediksi Gus Salam atau Gus Rozin Berpeluang Pimpin PBNU

INDOVIEWNEWS.COM— Pengamat geopolitik yang juga wartawan senior, Hendrajit, memprediksi dinamika menjelang pemilihan kepemimpinan di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU) semakin menghangat. Sejumlah nama disebut mulai mendapatkan dukungan dan diperhitungkan dalam bursa kepemimpinan.

Dalam keterangannya, Ahad (30/8/2026), Hendrajit menyebut sejumlah perkembangan terkait para kandidat yang menurutnya mulai mengemuka.

“Makin hangat ini… Gus Yusuf kena iddah. Kyai Imjaz maju gantikan Gus Yusuf,” kata Hendrajit.

Ia juga menyebut posisi Gus Yahya yang disebutnya terkena aturan AHWA, sementara sejumlah nama lainnya mulai dijagokan oleh para kiai.

“Gus Yahya kena aturan AHWA. Gus Salam dan Kyai Said dijagokan Yai dan Kyai Said menyerukan Gus Rozin. Gus Kikin dijagokan Gus Ali,” ujarnya.

BACA JUGA :  Hormati Hak Konstitusional Warga Negara, Jalih Pitoeng Dukung Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa 27 Agustus di Jakarta

Menurut Hendrajit, dari sejumlah nama yang berkembang tersebut, dirinya memprediksi persaingan akan mengerucut pada Gus Salam atau Gus Rozin.

“Prediksi saya Gus Salam atau Gus Rozin,” kata Hendrajit.

Ia kemudian menggambarkan kemungkinan konfigurasi kepemimpinan berdasarkan siapa yang menjadi Rais Aam.

“Jika Rais Aam-nya Yai Kafa maka Ketum Gus Salam, jika Rais Aam Yai Said maka Ketum Gus Salam,” ujarnya.

Pernyataan Hendrajit tersebut merupakan pembacaan dan prediksi atas dinamika serta konfigurasi dukungan yang sedang berkembang. Peta dukungan dan keputusan akhir mengenai kepemimpinan NU tetap bergantung pada mekanisme organisasi dan proses resmi yang berlaku.

Redaksi memberikan ruang klarifikasi atau penjelasan kepada pihak-pihak yang disebut dalam pemberitaan dan akan mempublikasikannya sesuai prinsip keberimbangan.

BACA JUGA :  Denny Indrayana Gugat Gibran ke MK, Sutoyo Abadi: Mundur atau Dipaksa Mundur

DISCLAIMER : Khusus berita OPINI dalam Rubrik/Kanal OPINI adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya, sehingga setiap berita opini di kanal OPINI sepenuhnya menjadi tanggung jawab PENULIS. Oleh karenanya INDOVIEWNEWS.COM terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan OPINI, maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada PENULIS OPINI atau dapat dikirimkan kepada redaksi INDOVIEWNEWS.COM melalui email yang tertera dalam box redaksi kami. nantinya redaksi INDOVIEWNEWS.COM akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.

BACA JUGA :  Beathor Suryadi: Daerah yang MBG-nya Beracun Harus Ditutup dan Diproses Hukum
spot_img
Must Read
spot_img
Populer
spot_img