spot_img
spot_img
Senin, September 14, 2026
BerandaNewsDaerahTambun dengan Aksi Nyata dan Hati Nurani: Visi Inspiratif Jaut Sarja Winata...

Tambun dengan Aksi Nyata dan Hati Nurani: Visi Inspiratif Jaut Sarja Winata Menuju Kepemimpinan Berkelanjutan

spot_img

“Jangan Bicara Tapi Lakukan,Jangan Katakan Tapi Tunjukan dan Ini Bukan Janji Tapi Sudah Terbukti” (jaut Sarja Winata).

INDOVIEWNEWS.COM — Kepala Desa (Kades) petahana Desa Tambun, Kabupaten Bekasi, Jaut Sarja Winata, menegaskan kembali komitmennya yang bulat untuk melanjutkan pengabdian kepada masyarakat apabila kembali dipercaya memegang amanah memimpin Desa Tambun untuk periode ketiga. Dalam wawancara khusus yang digelar pada Kamis (10/09/2026), Jaut mengungkapkan bahwa niat tulusnya maju kembali didorong oleh tekad kuat untuk menuntaskan berbagai pekerjaan rumah yang belum selesai.

​”Banyak hal yang ingin dicapai, mulai dari pekerjaan masyarakat yang belum selesai seperti penyediaan lahan pemakaman, pembebasan lahan pesawahan yang tidak boleh diuruk demi kepentingan masyarakat, hingga pembenahan infrastruktur secara menyeluruh,” ujar Jaut Sarja Winata memaparkan visinya untuk membawa Desa Tambun ke arah yang lebih baik dari segi infrastruktur, sosial, kemasyarakatan, hingga pembangunan.

​Menanggapi pertanyaan seputar prioritas program 100 hari kerja pertama jika kembali terpilih, Jaut menjelaskan bahwa roda pembangunan di tingkat desa berjalan secara terstruktur dan berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) serta regulasi alokasi anggaran yang berlaku. “Desa itu kan pendanaannya sangat minim, sementara pembangunan menggunakan anggaran. Setiap dana desa sudah ada pos dan arahannya, baik dari pusat, kabupaten, maupun provinsi. Kita maksimalkan porsi yang sudah di-plot tersebut untuk kepentingan masyarakat, mulai dari infrastruktur, sosial, pembinaan staf, kader, organisasi kemasyarakatan, hingga kepemudaan,” jelasnya.

BACA JUGA :  Deputi Menteri LH Irjend Pol Rizal Irawan: Operasi Modifikasi Cuaca di Kalsel dan Kalbar Berhasil Datangkan Hujan

​Di tengah tantangan wilayah yang heterogen dan rawan bencana, Pemerintah Desa Tambun terbukti sigap mengoptimalkan sejumlah program prioritas kemasyarakatan. Terkait program Desa Tangguh Bencana (Destana), Jaut menegaskan bahwa penanganan darurat di desanya selalu berjalan aktif. “Bukan tidak jalan, sebenarnya kita jalan. Setiap ada banjir, kita selalu turun langsung. Kita punya perahu karet sendiri untuk mengantisipasi titik-titik banjir, dan kemarin juga kita buat dapur umum untuk membantu warga yang kesulitan memasak,” tegas Kades petahana ini.

​Di bidang kesehatan anak dan keluarga, Jaut menyampaikan rasa syukurnya berkat kerja keras bersama PKK, Posyandu, serta kucuran anggaran Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang selaras dengan program SDGs. “Angka stunting yang tadinya cukup tinggi, sekarang hampir tidak ada lagi di kita. Kalaupun ada, itu hanya gejala-gejala ringan yang butuh bantuan. Kalau stunting murni sudah tidak ada,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Kasus Salah Transfer Rp7,96 Juta Menang Lawan BCA di Pengadilan, CBA: OJK Terlihat Masa Bodoh

​Sementara itu, dalam melestarikan keragaman budaya masyarakat Tambun yang heterogen—terdiri dari suku Betawi, Jawa, dan berbagai latar belakang lainnya—pihak desa senantiasa berupaya mengakomodir berbagai kegiatan positif, termasuk bersinergi dengan Karang Taruna serta mengoptimalkan fasilitas umum (fasum) di luar kawasan perumahan seperti Lapangan Copen, Stadion Mini Tambun, taman desa, hingga perencanaan pembangunan taman bacaan dan taman bermain anak.

​Semangat pengabdian tanpa batas tersebut kian dipertegas oleh Jaut melalui filosofi pelayanan publik inklusif yang selama ini dipegangnya, yang terkenal melalui tagline: “Jangankan orang hidup, orang mati kita perhatiin.” Ia menegaskan bahwa seluruh warga yang berdomisili dan ber-KTP Desa Tambun, baik dari kalangan warga perumahan maupun perkampungan, memiliki hak yang sepenuhnya setara. “Sepanjang dia berdomisili dan ber-KTP Tambun, jangankan yang hidup, yang mati pun akan menjadi tanggung jawab pemerintah. Wajib kita urus dan bantu tanpa memandang suku, ras, atau golongan,” tegasnya.

​Menutup pernyataannya, Jaut menyampaikan pesan inspiratif kepada seluruh masyarakat Desa Tambun yang dinilai telah memiliki kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang cerdas, agar menyambut kontestasi politik dengan kedewasaan tinggi dan menghindari segala bentuk kecurangan. “Ayolah, orang-orang Tambun kita belajar politik yang sehat, yang cerdas, yang bersih, dan yang bisa menyatukan seluruh masyarakat, tanpa dinodai politik uang, penjualan karakter, maupun fitnah,” pungkasnya.(Red).

BACA JUGA :  Sutoyo Abadi Soroti Politisasi Agama dan Budaya Penjilat di Balik Buku “Islam Ala Prabowo”

DISCLAIMER : Khusus berita OPINI dalam Rubrik/Kanal OPINI adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya, sehingga setiap berita opini di kanal OPINI sepenuhnya menjadi tanggung jawab PENULIS. Oleh karenanya INDOVIEWNEWS.COM terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan OPINI, maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada PENULIS OPINI atau dapat dikirimkan kepada redaksi INDOVIEWNEWS.COM melalui email yang tertera dalam box redaksi kami. nantinya redaksi INDOVIEWNEWS.COM akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.

BACA JUGA :  Aksi Damai Serukan Penghentian Premanisme dan Tegakkan Supremasi Hukum di Gedung DPR
spot_img
Must Read
spot_img
Populer
spot_img