spot_img
spot_img
Minggu, September 13, 2026
BerandaNewsNasionalPelayanan Kesehatan Makin Inklusif, BPJS Kesehatan Sabet Penghargaan Bergengsi Kategori Public Service

Pelayanan Kesehatan Makin Inklusif, BPJS Kesehatan Sabet Penghargaan Bergengsi Kategori Public Service

spot_img

INDOVIEWNEWS.COM — Komitmen dalam menghadirkan mutu layanan yang prima dan merata kembali membuahkan hasil manis. Bertepatan dengan Peringatan Hari Pelanggan Nasional, Jumat (4/9/2026), BPJS Kesehatan sukses menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional melalui Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal B.Y., yang secara resmi menerima penghargaan Marketing Champion 2026 dari Markplus, Inc.

​Penghargaan prestisius tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Markplus, Inc., yang didirikan oleh tokoh pemasaran kenamaan Hermawan Kertajaya, memberikan apresiasi ini kepada figur dan instansi yang terbukti konsisten menghadirkan inovasi, strategi pemasaran, riset pasar, serta edukasi publik yang berorientasi pada kepuasan masyarakat.

​Dalam ajang bergengsi ini, Akmal B.Y. sukses mengamankan penghargaan dalam kategori Public Service. Ia berdampingan dengan berbagai tokoh serta instansi terkemuka lainnya yang turut memajukan sektor pelayanan publik, mulai dari DPRD Jatim, sejumlah pemerintah provinsi, pimpinan lembaga, Direktur Honda, hingga PLN.

BACA JUGA :  SDR Soroti Kasus Febrie Adriansyah, Hari Purwanto: Pasal Pidana Mati Layak Dipertimbangkan

​Seusai menerima penghargaan, Akmal B.Y. menyampaikan rasa syukur serta kerendahan hatinya atas apresiasi yang diberikan oleh pihak luar terhadap progres transformasi pelayanan kesehatan di Indonesia.

“Terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Tentu kami tidak berhak menilai sendiri; penghargaan sama seperti kita pakai baju, bagus atau tidaknya tentu orang lain yang menilai. Dan tentu saja capaian ini adalah capaian dari seluruh jajaran direksi dari periode awal sampai dengan saat ini,” ungkap Akmal, Jumat (4/9/2026).

​Ia juga memaparkan sejumlah indikator keberhasilan yang merefleksikan semakin inklusifnya akses kesehatan bagi masyarakat. Saat ini, cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah berhasil menjangkau 98 persen dari total jumlah penduduk Indonesia, dengan tingkat keaktifan peserta yang stabil di kisaran 80 persen.

BACA JUGA :  Hendrajit: Intelijen Nasional dan Intelijen Negara Punya Lingkup Berbeda

​Akmal menegaskan bahwa pencapaian luar biasa ini bukanlah hasil kerja individu, melainkan buah dari kolaborasi dan dedikasi seluruh ekosistem JKN—mulai dari jajaran Duta BPJS Kesehatan di garda terdepan hingga seluruh peserta JKN yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.

​Di akhir keterangannya, ia kembali mengingatkan esensi utama kehadiran institusi ini. Menurutnya, BPJS Kesehatan sepenuhnya adalah milik peserta, baik bagi mereka yang sedang membutuhkan perawatan medis maupun bagi peserta yang berada dalam kondisi sehat sebagai bentuk nyata dari pilar gotong royong nasional. (Red).


DISCLAIMER : Khusus berita OPINI dalam Rubrik/Kanal OPINI adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya, sehingga setiap berita opini di kanal OPINI sepenuhnya menjadi tanggung jawab PENULIS. Oleh karenanya INDOVIEWNEWS.COM terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan OPINI, maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada PENULIS OPINI atau dapat dikirimkan kepada redaksi INDOVIEWNEWS.COM melalui email yang tertera dalam box redaksi kami. nantinya redaksi INDOVIEWNEWS.COM akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.

BACA JUGA :  Guru Besar Unair: MBG Titik Lemah Politik Prabowo, Kesalahan SPPG Bisa Jadi Bumerang
spot_img
Must Read
spot_img
Populer
spot_img