spot_img
spot_img
Jumat, September 18, 2026
BerandaOpiniMENYAMBUT HARI TANI NASIONAL 2026: ANTARA HARAPAN DAN REALITA YANG MEMILUKAN

MENYAMBUT HARI TANI NASIONAL 2026: ANTARA HARAPAN DAN REALITA YANG MEMILUKAN

spot_img

MENYAMBUT HARI TANI NASIONAL 2026: ANTARA HARAPAN DAN REALITA YANG MEMILUKAN

Oleh: Kurtubi
Tokoh Masyarakat Tangerang

Setiap tahun pada 24 September,  memperingati Hari Tani Nasional. Ucapan selamat bertebaran di media, pejabat berfoto di sawah, janji-janji manis diucapkan. Namun di balik semua itu, realita yang dihadapi para petani kita belum banyak berubah. Bahkan di beberapa sisi, semakin memburuk. Tahun 2026 ini mari luruskan niat dengan analisa yang jujur, tajam, dan tidak menutup mata.

PERTANYAAN YANG HARUS DIJAWAB

1. Petani: Tuan di Negeri Sendiri, Atau Penyewa di Tanah Sendiri?

Lahan pertanian terus menyusut drastis. Kawasan yang dulu adalah lumbung pangan kini berubah menjadi gudang, pabrik, dan perumahan elit. Pemilik lahan bukan lagi masyarakat setempat, melainkan korporasi besar. Hasilnya: warga lokal yang dulunya petani mandiri, kini hanya menjadi buruh tani di tanah leluhur mereka sendiri, dengan upah yang sangat minim dan tanpa jaminan kesejahteraan.

BACA JUGA :  PETISI KONGRES RAKYAT BANTEN: TANTANGAN 26 TAHUN DAN UJI KONSEKUENSI BAGI GUBERNUR BANTEN

Intinya: Reforma agraria belum menyentuh akar masalah. Tanah bukan beralih ke rakyat yang membutuhkan, melainkan berpindah ke mereka yang punya modal besar.

2. Bertani: Pilihan Hidup, Atau Beban yang Ditinggalkan?

Generasi muda makin enggan menjadi petani. Bukan karena mereka tidak mau, tapi karena sistem yang tidak berpihak. Biaya pupuk naik tak terkendali, harga gabah ditetapkan sepihak oleh tengkulak, sementara harga kebutuhan hidup terus melonjak. Secara sederhana: bertani hari ini berarti merugi. Selama logika ini tidak diubah, jangan harap sawah akan tetap terjaga 10 tahun lagi.

DUA KEBENARAN YANG TIDAK BOLEH DIABAIKAN

Masalah Realita Lapangan Solusi yang Seharusnya Dijalankan.
Kepemilikan Tanah Lahan produktif makin banyak dikuasai segelintir pihak, Percepatan redistribusi tanah,
Kesejahteraan Petani Harga jual tidak menutup biaya produksi Harga dasar gabah yang menguntungkan petani, akses pasar langsung

BACA JUGA :  Blakasuta NU

HARI TANI BUKAN HARI UCAPAN SELAMAT, TAPI HARI KITA BERJANJI

Menyambut Hari Tani Nasional 2026, mari tinggalkan budaya seremonial yang kosong. Mari  tanyakan kepada diri kita masing-masing:

– Apakah petani telah  mendapatkan harga yang layak atas keringat mereka?
– Apakah generasi muda masih berani bermimpi untuk menjadi petani?

Jika jawabannya belum, maka Hari Tani Nasional ini bukan hari untuk bersyukur, melainkan hari petani bertekad untuk berubah.

Petani tidak butuh pujian. Mereka butuh keadilan, hasil mereka dihargai, masa depan mereka terjamin. Itulah hadiah terbaik yang bisa diberikan di Hari Tani Nasional ini.

Semoga tulisan ini menjadi pengingat bagi kita semua, terutama pemerintah pusat dan daerah, bahwa ketahanan pangan bangsa dimulai dari kesejahteraan petani. Jika petani miskin, maka pangan bangsa pun terancam.

BACA JUGA :  Ujian Integritas di Sektor Pertanahan: Momentum Evaluasi Total Tata Kelola ATR/BPN

Selamat Hari Tani Nasional 2026 : Wujudkan Reforma Agraria Sejati, Sejahterakan Petani Indonesia!


DISCLAIMER : Khusus berita OPINI dalam Rubrik/Kanal OPINI adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya, sehingga setiap berita opini di kanal OPINI sepenuhnya menjadi tanggung jawab PENULIS. Oleh karenanya INDOVIEWNEWS.COM terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan OPINI, maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada PENULIS OPINI atau dapat dikirimkan kepada redaksi INDOVIEWNEWS.COM melalui email yang tertera dalam box redaksi kami. nantinya redaksi INDOVIEWNEWS.COM akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.

BACA JUGA :  KETIKA MENTERI DESA HARUS "TELEPON LANGSUNG" TNI: TANDA BAHAYA TATA KELOLA GALIAN C DI BANTEN
spot_img
Must Read
spot_img
Populer
spot_img