spot_img
spot_img
Sabtu, Oktober 10, 2026
BerandaHeadline3 Minggu Pimpin BGN, Sudaryono Tutup 1.300 SPPG Bermasalah

3 Minggu Pimpin BGN, Sudaryono Tutup 1.300 SPPG Bermasalah

spot_img

JAKARTA, Indoviewnews.com – Pasca kasus korupsi yang membelit para pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) era Dadan Hindayana, ternyata masih banyak masalah yang turut membelit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dikenal sebagai dapur Makan Bergizi Gratis (dapur MBG).

Kepala BGN yang baru, Sudaryono yang baru menjabat sekitar 3 minggu yang lalu mengungkapkan, sedikitnya sudah ada 1.300 SPPG atau dapur MBG yang telah ditutup karena bermasalah. Ia mengatakan, sebelumnya ia sudah menutup sekitar 800 SPPG ditambah dengan penutupan sekitar 500 SPPG lainnya kemarin, sehingga total SPPG yang ditutup mencapai 1.300 SPPG.

“Sudah 1.300 saya tutup selama tiga minggu saya jadi kepala,” ujar Sudaryono, di Kompleks Istana, Jakarta, lansir Monitor Indonesia, dikutip Senin (17/8/2026).

BACA JUGA :  Proyek MBG jadi Sebab Naiknya Harga Ayam, Kata BPS

Sudaryono menegaskan, SPPG yang tak mampu memenuhi standar dan tidak mau memperbaiki pelaksanaannya akan ditutup permanen. Menurutnya, keselamatan dan kesehatan anak-anak penerima MBG tidak boleh dikorbankan demi mempertahankan dapur yang bermasalah.

“Manakala masih ada yang belum, ndak mau diperbaiki ya mohon maaf, demi nyawa seseorang, demi kesehatan seseorang, demi pemenuhan gizi seluruh anak-anak kita, demi primanya program ini, maksudnya baik, tujuannya baik, tapi pelaksanaannya enggak bisa kau ikuti, ya terpaksa harus, harus ditutup permanen,” tegasnya.

Dia juga memastikan tidak ada SPPG yang kebal dari penindakan. BGN, kata dia, tidak akan melihat siapa pemilik atau pihak di balik dapur tersebut, tetapi fokus pada kepatuhan terhadap sistem dan standar yang ditetapkan.

BACA JUGA :  Tragedi Mematikan Cipayung, Satu Persatu Pekerja Itu Tewas di Gorong-gorong

“Saya enggak peduli itu SPPG-nya misalnya apa punya siapa saya enggak lihat, saya lihat sistem,” katanya.

Di sisi lain, Sudaryono mengapresiasi para mitra SPPG yang selama ini telah menjalankan tugas dengan baik. Namun, dia mengingatkan oknum yang bekerja tidak sesuai standar akan ditindak tegas.

“Saya ucapkan terima kasih (bagi SPPG) yang kerjanya sudah baik, minta maaf kalau ada oknum-oknum yang masih belum perfect, belum bisa, belum bisa baik kerjanya dan izinkan saya bagi yang tidak baik dan enggak bisa kerja ini untuk kami tindak secara tegas,” tandasnya.

Soal insentif SPPG, Sudaryono mengatakan BGN masih melakukan evaluasi. “Sedang kita evaluasi, nanti tunggu tanggal mainnya,” pungkas dia. (*/RED)

BACA JUGA :  Defiyan Cori: Keterlambatan Subsidi dan Kompensasi Bisa Ganggu Cash Flow Pertamina dan PLN

DISCLAIMER : Khusus berita OPINI dalam Rubrik/Kanal OPINI adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya, sehingga setiap berita opini di kanal OPINI sepenuhnya menjadi tanggung jawab PENULIS. Oleh karenanya INDOVIEWNEWS.COM terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan OPINI, maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada PENULIS OPINI atau dapat dikirimkan kepada redaksi INDOVIEWNEWS.COM melalui email yang tertera dalam box redaksi kami. nantinya redaksi INDOVIEWNEWS.COM akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.

BACA JUGA :  Direktur Eksekutif IPO Sebut Gibran Wapres Ilegal, Desak DPR Ambil Langkah Pemakzulan
spot_img
Must Read
spot_img
Populer
spot_img