Indoviewnews.com — Ajang kompetisi bola voli putri usia dini resmi dimulai melalui Opening Ceremony Turnamen Bola Voli Putri KU-2010 Se-Indonesia “Piala Pandu Sakti 97” yang dilangsungkan dengan meriah di GOR Senen, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 22 Agustus 2026.
Acara pembukaan yang khidmat ini secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) DKI Jakarta, Andriansyah, yang hadir mewakili Gubernur Provinsi DKI Jakarta. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya ajang olahraga seperti Piala Pandu Sakti 97 sebagai wadah pembinaan berjenjang bagi generasi muda. Ia juga mengapresiasi sinergi yang solid antara paguyuban, klub, dan pemerintah dalam memajukan prestasi olahraga, baik di tingkat DKI Jakarta maupun nasional.
Sinergi Pembinaan dan Semangat Persaudaraan Antar Klub.Perhelatan yang dijadwalkan berlangsung hingga 25 Agustus 2026 ini diikuti oleh 23 klub bola voli putri terbaik dari wilayah DKI Jakarta dan Pulau Jawa. Turnamen ini diselenggarakan sebagai ruang strategis untuk mengembangkan bakat dan menjaring bibit-bibit unggul atlet bola voli putri usia dini di bawah naungan Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI).
Kemeriahan pembukaan turut diisi dengan laporan resmi serta sambutan dari Ketua Panitia Pelaksana, Kolonel CBA Agus Kosasih, S.E. Dalam pemaparannya, beliau menegaskan kesiapan penuh panitia dalam menyelenggarakan kompetisi yang sehat, menjunjung tinggi nilai fair play, serta memberikan fasilitas terbaik bagi para atlet muda yang bertanding.
Arah pembinaan dan penguatan semangat kebersamaan juga ditegaskan oleh Ketua Paguyuban Pandu Sakti 97, Kolonel CPM Zulkarnain. Beliau menggarisbawahi bahwa turnamen ini tidak hanya berorientasi pada perebutan gelar juara semata, melainkan menjadi momentum penting untuk:
Mempererat tali silaturahmi antarklub.
Menanamkan kedisiplinan sejak dini.
Membangun mentalitas juang yang tangguh bagi para atlet muda agar kelak mampu mengharumkan nama bangsa di kancah yang lebih tinggi.
Melalui penyelenggaraan yang terstruktur ini, Piala Pandu Sakti 97 diharapkan mampu menjadi agenda berkelanjutan yang konsisten melahirkan generasi atlet putri berkarakter, menjunjung tinggi sportivitas, dan siap berprestasi.(red)







