spot_img
spot_img
Senin, September 21, 2026
BerandaGaya HidupEventTalenta Muda Diajang Cover Girl Boy Kids 2026 YAPMI dan MMI

Talenta Muda Diajang Cover Girl Boy Kids 2026 YAPMI dan MMI

spot_img

INDOVIEWNEWS.COM – Ajang Grand Final Cover Girl, Boy & Kids 2026 yang dihelat Yayasan Pembina Model Indonesia (YAPMI) bekerjasama dengan Majalah Model Indonesia (MMI) sukses digelar di Mall Cempaka Mas, Jakarta Pusat, Minggu (20/9/2026). Ajang ini merupakan perayaan dari sejarah panjang 40 tahun berdirinya Majalah Model Indonesia.

Ketua Umum YAPMI Iwan Masse Setiawan mengatakan peserta tidak hanya diarahkan menjadi model, namun juga bidang seni lainnya, seperti penyanyi, pemain film, MC dan pengembangan bakat-bakat lainnya. Menurut dia, peserta yang memiliki potensi akan mendapatkan kesempatan untuk dikembangkan lebih jauh, termasuk peluang memasuki industri film dan hiburan.

YAPMI juga menyiapkan program pendidikan perfilman. Salah satu rencananya adalah sekolah film dengan pelatihan gratis selama tiga bulan untuk peserta angkatan pertama. Pelatihan tersebut berlangsung setiap Sabtu. Peserta yang menyelesaikan program akan mendapatkan sertifikat.

“Harapannya mereka bisa bekerja di produksi-produksi film nasional bahkan internasional,” ujar Iwan Masse Setiawan dalam keterangan resmi yang dikutip dari Berita-24today.co id, Minggu (20/9/2026).

Grand Final Cover Girl, Cover Boys dan Cover Kids. (Foto: Istimewa).

Menurut Iwan, para finalis Grand Final Cover Girl, Boy & Kids 2026 tampil membawa mimpi sekaligus menunjukkan bakat mereka di hadapan publik. Bagi para finalis, panggung tersebut bukan sekadar tempat memperebutkan gelar juara, namun mereka juga ditantang menunjukkan kemampuan, keberanian tampil di depan publik, kreativitas, serta kepercayaan diri yang selama ini dibangun melalui proses pembinaan.

Dukungan masyarakat juga menjadi bagian dari perhelatan tersebut melalui mekanisme vote online yang disiapkan panitia. Di balik sorotan lampu dan gemerlap panggung, YAPMI membawa misi yang lebih luas. Dunia modeling diposisikan sebagai salah satu pintu bagi anak-anak dan generasi muda untuk mengenali sekaligus mengembangkan potensi diri.

BACA JUGA :  Kadisdik DKI Harus Mundur, Patut Diduga Permalukan Gubernur dan Langgar Konstitusi, Kata Rudy

Film Layar Lebar

Panggung Grand Final Cover Girl, Boy, Kids 2026 tahun ini juga berbarengan dengan rencana YAPMI mengembangkan proyek perfilman bertema sejarah Papua berjudul “Im Gotes Name Tu Betraten Papua”.

Terkait dengan film ini, Produser film Rudy Darmawanto mengatakan, film tersebut membawa sejumlah pesan, antara lain sejarah, perjuangan, kebinekaan, kemanusiaan dan toleransi antarumat beragama. Rudy menjelaskan, cerita film terinspirasi dari perjalanan sejarah sejumlah tokoh yang memiliki keterkaitan dengan Papua dan Kesultanan Tidore.

“Film ini ingin memberikan pesan bahwa sesungguhnya founding father kita memberikan contoh yang baik bagaimana Sultan Tidore memberikan fasilitas kepada manusia untuk menyebarkan agama di Papua,” kata Rudy.

Grand Final Cover Girl, Cover Boys dan Cover Kids. (Foto: Istimewa).

Ia mengatakan proses produksi akan tetap mempertahankan benang merah sejarah, meski pengembangan cerita tetap dimungkinkan dalam proses produksi. Saat ini, persiapan casting dan penjajakan terhadap sejumlah aktor maupun artis senior juga tengah dilakukan.

“Film ini adalah tontonan bagi semua anak bangsa. Ini contoh bagi sebuah pergaulan, toleransi dan keberagaman. Kita tidak perlu melihat latar belakang orang, tetapi semua anak manusia harus saling membantu,” tandas Rudy Dharmawanto.

Bina Generasi Muda Anti-Narkoba

Selain model dan film, YAPMI juga melakukan pembinaan bagi generasi muda. Sebagaimana dijelaskan Pembina YAPMI, Brigjen Pol. Dr. Victor Pudjiadi, S.PB., FICS., DFM, pembinaan anak dalam dunia modeling tidak semestinya berhenti pada aspek penampilan. Anak-anak juga perlu mendapatkan pemahaman mengenai bahaya narkoba serta nilai-nilai kehidupan.

BACA JUGA :  Caregiver Wajib Tahu! Kolaborasi Dompet Dhuafa & PPDI Depok Spill Tips Dampingi Anak Istimewa

“Kami membina anak-anak untuk sukses, bukan hanya arti cantik dan adu ganteng, tetapi juga supaya bebas dari bahaya narkoba,” kata Victor.

Ia menilai figur muda dapat menjadi sarana untuk menyampaikan pesan pencegahan narkoba kepada masyarakat. Pendekatan agama dan nilai moral, lanjutnya, juga penting agar anak memahami bahwa menjauhi narkoba bukan sekadar karena takut terhadap hukum, melainkan karena memahami dampaknya terhadap masa depan.

Ruang Berkembang Anak

Sementara itu, Psikolog anak Seto Mulyadi atau yang dikenal sebagai Kak Seto turut memberikan perhatian terhadap kegiatan yang melibatkan anak-anak. Menurut dia, panggung seperti Grand Final Cover Girl, Boy & Kids dapat menjadi ruang untuk membangun rasa percaya diri anak, sepanjang penyelenggaraannya tetap memperhatikan hak anak untuk tumbuh dan berkembang.

Grand Final Cover Girl, Cover Boys dan Cover Kids. (Foto: Istimewa).

“Setiap anak bisa menjadi apa pun untuk sukses. Bukan hanya menjadi model. Setiap anak harus percaya diri dan bangga pada dirinya sendiri,” ujar Kak Seto.

Ia mengingatkan agar tidak ada anak yang diberi stigma sebagai anak bodoh ataupun nakal. “Semua anak hebat dan itu harus dihargai,” tandasnya.

40 Tahun Majalah Model Indonesia

Perhelatan Grand Final Cover Girl, Boy & Kids 2026 sekaligus menjadi bagian dari perjalanan panjang 40 tahun Majalah Model Indonesia sebagai salah satu wadah pencarian dan pembinaan talenta di Tanah Air.

Sejumlah tokoh industri hiburan turut hadir, di antaranya aktor senior Harry De Fretes, aktor senior Oka Sugawa, desainer Annisa, serta dr. Suci Budhiani, Sp.DVE.

BACA JUGA :  Kasus Robohnya SDN di Kebayoran Lama, Kepala Dinas Pendidikan DKI Diminta Mundur dari Jabatan

Harry De Fretes, yang telah mengenal perjalanan YAPMI sejak dekade 1990-an, mengapresiasi proses regenerasi yang dilakukan melalui ajang tersebut. Kehadiran finalis dari berbagai daerah, menurut dia, memperlihatkan bahwa potensi generasi muda Indonesia tidak hanya berada di Jakarta namun juga di daerah lainnya di Indonesia.

Sang Juara

Setelah melewati rangkaian penampilan dan proses penilaian, sejumlah finalis berhasil meraih posisi tiga besar dalam masing-masing kategori.

Cover Kids

  1. Adreena Mikhayla Pouran Ancary — 7 tahun.
  2. Khaylila Zhafira Maulidya — 7 tahun.
  3. Nafisha Amelia Akbar — 5 tahun.

Cover Boys

  1. Muhammad Syamsul Islam.
  2. Muhammad Iqbal Arrafiqi.
  3. Athur Ebenetty Louis Gillet

Cover Girls

  1. Prada Aisyah Esa Asmoro.
  2. Chilla Jonita.
  3. Margareth Nathania Siambaton.

(RED).


DISCLAIMER : Khusus berita OPINI dalam Rubrik/Kanal OPINI adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya, sehingga setiap berita opini di kanal OPINI sepenuhnya menjadi tanggung jawab PENULIS. Oleh karenanya INDOVIEWNEWS.COM terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan OPINI, maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada PENULIS OPINI atau dapat dikirimkan kepada redaksi INDOVIEWNEWS.COM melalui email yang tertera dalam box redaksi kami. nantinya redaksi INDOVIEWNEWS.COM akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.

BACA JUGA :  Bikin Bangga! PAC Pemuda Pancasila Pulogadung Sukses Gelar Turnamen Futsal Pelajar, Bibit Atlet Muda Jakarta Timur Mulai Unjuk Gigi!
spot_img
Must Read
spot_img
Populer
spot_img