spot_img
spot_img
Sabtu, September 19, 2026
BerandaAnggaranPemerintahanSaid Didu Ungkap 5 Faktor Kunci Keberhasilan Swasembada Pangan

Said Didu Ungkap 5 Faktor Kunci Keberhasilan Swasembada Pangan

spot_img

Said Didu Ungkap 5 Faktor Kunci Keberhasilan Swasembada Pangan

INDOVIEWNEWS.COM — Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu memaparkan lima faktor yang menurut analisisnya menjadi kunci keberhasilan program swasembada pangan nasional.

Said Didu menyampaikan pandangannya melalui akun YouTube pribadinya pada 19 September 2026. Ia menyoroti capaian program swasembada pangan yang disebut Presiden Prabowo Subianto berhasil diwujudkan lebih cepat dari target awal empat tahun.

Pemerintah sebelumnya memang menetapkan target swasembada pangan dalam empat tahun. Presiden Prabowo kemudian menyatakan capaian tersebut berhasil diwujudkan dalam waktu satu tahun. Pemerintah juga menyebut sejumlah komoditas telah mencapai swasembada, meski beberapa komoditas lain masih menjadi target lanjutan.

Menurut Said Didu, keberhasilan tersebut tidak semata-mata ditentukan oleh satu kebijakan, tetapi merupakan hasil dari kombinasi strategi dan cara pelaksanaan program.

“Dari hasil analisis saya, terdapat 5 (lima) kunci penyebab keberhasilan program swasembada pangan,” kata Said Didu dalam paparannya.

Ia kemudian merinci lima faktor tersebut.

Pertama, memberikan dampak positif langsung kepada rakyat.

Said Didu menilai sebuah program strategis akan lebih mudah memperoleh dukungan apabila manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Dalam konteks swasembada pangan, menurut dia, orientasi terhadap kepentingan rakyat menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan program.

BACA JUGA :  Said Didu Sebut Serangan Geng SOP ke Rezim Prabowo Makin Keras

Kedua, dilaksanakan oleh pimpinan dan lembaga yang bersih serta terpisah dari kepentingan politik.

Menurut Said Didu, faktor kelembagaan dan kepemimpinan menjadi bagian penting dalam menjalankan program strategis. Ia menekankan perlunya pimpinan dan lembaga yang fokus pada pelaksanaan program serta tidak tercampur dengan kepentingan politik.

Ketiga, menggunakan strategi “total football”.

Said Didu menjelaskan, strategi tersebut berarti adanya kewenangan untuk mengoordinasikan seluruh pihak dan lembaga yang berkaitan dengan program.

Ia mencontohkan keterlibatan berbagai institusi, termasuk Badan Urusan Logistik (Bulog), dalam mendukung pelaksanaan program pangan.

“Ketiga, dilakukan dengan strategi total football dengan kewenangan mengkoordinasikan dengan semua pihak dan lembaga seperti BULOG yang terkait dengan program,” ujarnya.

Menurut dia, koordinasi lintas lembaga menjadi penting karena program strategis tidak dapat berjalan hanya dengan mengandalkan satu institusi.

Keempat, memberikan penjelasan kepada publik berdasarkan data dan fakta.

Said Didu juga menilai keterbukaan informasi menjadi salah satu faktor yang menentukan keberhasilan program.

BACA JUGA :  Lindungi Pelaku Usaha Kecil, E-Commerce Dilarang Naikkan Biaya Sepihak

Pemerintah, menurut dia, perlu menjelaskan perkembangan program kepada publik dengan menggunakan data dan fakta.

Dengan demikian, masyarakat dapat mengetahui perkembangan maupun hasil program secara lebih terukur.

Kelima, konsisten dalam pelaksanaan.

Said Didu menekankan pentingnya konsistensi, terutama ketika menghadapi tekanan dalam pelaksanaan kebijakan.

“Konsisten dalam pelaksanaan dan tidak kendur sedikitpun hadapi tekanan,” tegasnya.

Berdasarkan lima faktor tersebut, Said Didu kemudian menyarankan agar pola kebijakan dan strategi yang dinilainya berhasil dalam program swasembada pangan dapat diterapkan pada program strategis pemerintah lainnya.

“Atas keberhasilan program Swasembada Pangan dengan 5 (lima) strategi dan kebijakan tersebut sebaiknya kebijakan dan strategi yang sama diterapkan pada semua program ‘strategis’ lainnya – tentunya dengan sedikit modifikasi,” kata Said Didu.

Pemerintah sendiri sebelumnya menyampaikan sejumlah kebijakan yang disebut mendukung percepatan swasembada pangan, antara lain perubahan kebijakan pupuk, peningkatan produksi, serta koordinasi dengan berbagai pihak. Dalam sejumlah pernyataan resmi, pemerintah menyebut capaian swasembada pangan dalam satu tahun sebagai hasil kerja berbagai pemangku kepentingan, termasuk petani dan jajaran pemerintah.

BACA JUGA :  Said Didu Soroti Tulisan Dahlan Iskan ‘Prabowo Mahathir’: Kedaulatan Ekonomi dari Tangan Oligarki?

Pernyataan mengenai lima faktor keberhasilan tersebut merupakan analisis dan penilaian Muhammad Said Didu yang disampaikan melalui akun YouTube pribadinya. Media ini membuka ruang bagi pihak-pihak yang disebut maupun terkait dengan pembahasan tersebut untuk memberikan klarifikasi, tanggapan, maupun perspektif lain sesuai prinsip keberimbangan dan asas praduga tak bersalah.


DISCLAIMER : Khusus berita OPINI dalam Rubrik/Kanal OPINI adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya, sehingga setiap berita opini di kanal OPINI sepenuhnya menjadi tanggung jawab PENULIS. Oleh karenanya INDOVIEWNEWS.COM terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan OPINI, maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada PENULIS OPINI atau dapat dikirimkan kepada redaksi INDOVIEWNEWS.COM melalui email yang tertera dalam box redaksi kami. nantinya redaksi INDOVIEWNEWS.COM akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.

BACA JUGA :  Hapus Denda ETLE, Pemprov Disarankan Gandeng Polda Metro
spot_img
Must Read
spot_img
Populer
spot_img