Rizal Fadhillah: Gibran Tamat, Jokowi Kiamat, Indonesia Selamat
INDOVIEWNEWS.COM-– Pemerhati Politik dan Kebangsaan Rizal Fadhillah melontarkan pernyataan keras terkait masa depan politik Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Presiden ke-7 Joko Widodo.
Dalam pernyataan tertulisnya Rabu (15/10/2026), Rizal menilai situasi politik pendukung Gibran saat ini dalam kondisi panik.
“Termul dan pendukung Gibran mulai kalang kabut dan panik membaca masa depan. Sulit bermimpi bahwa 2029 menjadi tahun Gibran. Yang terjadi justru tahun 2027 Gibran sudah out dari dunia persilatan,” ujar Rizal.
Rizal juga mengaitkan dinamika di DPR setelah adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Menurutnya, bola yang ditendang MK ke DPR menyebabkan suasana hangat.
“Bola yang ditendang MK ke DPR menyebabkan hangat bahkan panas ruangan DPR. Meski reses tetapi aspirasi terus datang ke fraksi-fraksi,” kata Rizal.
Ia menambahkan, mainstream aspirasi yang masuk adalah permintaan pemakzulan Gibran. Rizal menyebut hal itu terkait dengan catatan pendidikan.
“Mainstream aspirasi adalah minta Gibran dimakzulkan akibat catatan pendidikan yang buram,” ucapnya.
Lebih lanjut, Rizal menegaskan pendapatnya bahwa masa Gibran telah berakhir.
“Kini saatnya Gibran untuk tamat. DPR tidak mungkin diam setelah dilempar MK,” tegasnya.
Menurut Rizal, DPR akan menggunakan hak konstitusionalnya untuk merespons situasi tersebut.
“DPR akan menggunakan haknya, apakah hak interpelasi, hak angket, atau hak menyatakan pendapat. Hak angket merupakan pilihan rasional dalam menjaga wibawa DPR,” jelasnya.
Rizal kemudian mengaitkan proses tersebut dengan posisi Jokowi. Ia berpendapat efek domino akan terjadi.
“Sejak hak angket dijalankan Pansus, Jokowi gelisah. Tamat Gibran menjadi awal dari bencana keluarga. Pintu penjara mulai terbuka,” klaimnya.
Dalam penutup pernyataannya, Rizal menyampaikan pandangan bahwa keselamatan bangsa berada pada pemutusan pengaruh lama.
“Alif ba ta penyelamatan bangsa adalah membuang sampah. Keselamatan didapat dengan memulihkan kedaulatan rakyat,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, media memberi ruang tanggapan dari pihak Gibran Rakabuming Raka, Joko Widodo, maupun DPR RI terkait pernyataan Rizal Fadhillah tersebut.
DISCLAIMER : Khusus berita OPINI dalam Rubrik/Kanal OPINI adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya, sehingga setiap berita opini di kanal OPINI sepenuhnya menjadi tanggung jawab PENULIS. Oleh karenanya INDOVIEWNEWS.COM terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan OPINI, maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada PENULIS OPINI atau dapat dikirimkan kepada redaksi INDOVIEWNEWS.COM melalui email yang tertera dalam box redaksi kami. nantinya redaksi INDOVIEWNEWS.COM akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.







