Warisan Leluhur Pencak Silat Dijaga, Kadisbud Kabupaten Bogor Apresiasi Ratusan Murid Tunas Muda Indonesia
INDOVIEWNEWS.COM— Ratusan murid Perguruan Pencak Silat Tunas Muda Indonesia menunjukkan kemampuan bela diri sekaligus semangat menjaga warisan leluhur dalam kegiatan kenaikan sabuk di Desa Lemah Duhur, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Selasa (25/8/2026).
Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Kebudayaan (Kadisbud) Kabupaten Bogor, Titi Sugitarti, yang hadir menyaksikan langsung penampilan para pesilat muda. Turut hadir Plt. Asisten Perekonomian Kabupaten Bogor, Trian Turangga, serta Kasepuhan Cimande.
Para murid memperagakan beragam jurus dan gerakan pencak silat di hadapan para tamu. Penampilan tersebut bukan sekadar bagian dari proses kenaikan tingkat, tetapi juga menjadi momentum memperkenalkan sekaligus menjaga keberlangsungan seni budaya warisan leluhur kepada generasi muda.
Kadisbud Kabupaten Bogor Titi Sugitarti mengapresiasi semangat para siswa yang terus belajar dan berlatih pencak silat.
“Pencak silat merupakan bagian dari budaya dan jati diri bangsa. Oleh karena itu, generasi muda perlu terus diberikan ruang untuk mempelajari, berlatih, dan mengembangkan seni budaya ini,” ujar Titi Sugitarti saat ditemui di sela-sela kegiatan kenaikan sabuk, Selasa (25/8/2026).
Menurut Titi, pencak silat tidak hanya berkaitan dengan kemampuan bela diri. Di dalamnya terdapat nilai-nilai budaya yang penting untuk diwariskan, seperti disiplin, keberanian, tanggung jawab dan penghormatan terhadap sesama.
Ia berharap Perguruan Tunas Muda Indonesia dapat terus melahirkan generasi muda yang memiliki kemampuan bela diri sekaligus memahami dan menjunjung tinggi nilai-nilai budaya yang terkandung dalam pencak silat.
Sementara itu, Ketua Perguruan Tunas Muda Indonesia, Pahrudin, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan apresiasi Kadisbud Kabupaten Bogor terhadap para murid.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan apresiasi dari Ibu Kadisbud. Ini menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk lebih disiplin berlatih, berprestasi, dan tetap menjunjung tinggi sopan santun serta budaya bangsa,” ujar Pahrudin.
Kegiatan kenaikan sabuk diikuti ratusan siswa Tunas Muda Indonesia dari berbagai tingkatan. Selain menjadi bagian dari pembinaan kemampuan bela diri, kegiatan tersebut juga menjadi sarana menanamkan karakter dan kecintaan terhadap budaya leluhur.
Apresiasi dari Kadisbud Kabupaten Bogor diharapkan semakin memotivasi para pesilat muda untuk berlatih dan berprestasi, sekaligus memastikan pencak silat sebagai warisan leluhur dan budaya bangsa tetap hidup serta diteruskan kepada generasi berikutnya.






