JAKARTA, indoviewnews.com/ – Kisah mengerikan dialami para pekerja yang tengah mengerjakan proyek gorong-gorong di Jakarta Timur (Jaktim). 3 orang pekerja dilaporkan tewas satu persatu diduga akibat menghirup gas berbahaya saat bekerja di gorong-gorong yang berlokasi di Jalan Pintu 3 Keong Mas, Cipayung, Jaktim.
Satu persatu pekerja itu tewas lantaran berusaha menolong satu sama lain. Mereka tengah bekerja di proyek dari salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jakarta.
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Abdul Wahid mengungkapkan, pihaknya telah mengevakuasi korban keracunan gas di gorong-gorong di Jalan Pintu 3 Keong Mas, Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Cipayung.
“Sebanyak tiga orang meninggal dunia,” kata Wahid kepada wartawan di Jakarta, lansir situs nasional, dikutip Jumat (10/7/2026). Ia mengatakan, pihaknya menerima laporan kejadian pada pukul 09.49 WIB dari petugas instansi lain.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Pos Gulkarmat Taman Mini Indonesia Indah (TMII) langsung mengerahkan dua unit penyelamat dengan kekuatan 12 personel ke lokasi kejadian.

“Posisi korban jatuh ke gorong-gorong,” kata Wahid, seraya memastikan bahwa ketiga jasad pekerja itu telah dievakuasi untuk penyelidikan aparat berwenang.
Wahid membeberkan, proses evakuasi dilakukan pada pukul 10.00 WIB dengan menggunakan sejumlah peralatan. Ketiga korban meninggal dunia satu per satu saat berupaya membantu rekannya yang jatuh lebih dahulu. Awalnya, ada 1 orang pekerja tak sadarkan diri saat masuk ke gorong-gorong, dan melihat kejadian itu rekan korban sesama pekerja mencoba menolong, namun saat memberikan pertolongan, ia mengalami hal serupa, kejadian berulang hingga 3 orang dinyatakan tewas di lokasi kejadian.
“Pekerja proyek sedang masuk gorong-gorong, lalu setengah tangga pingsan. Dan temannya menolong untuk membantu, namun ikut pingsan juga. Lalu masuk 1 orang pingsan lagi. Jumlah korban 3 orang meninggal,” beber Wahid.
Proses evakuasi ketiga korban dari gorong-gorong selesai pukul 11.55 WIB. Namun demikian, belum diketahui pasti penyebab kematian korban. Sejauh ini, pihak berwenang masih mendalami insiden mengerikan ini.
“Korban berhasil dikeluarkan dari dalam gorong-gorong dan petugas aman,” tandas Wahid.
Hingga berita dirilis belum diketahui pasti gas yang menyebabkan korban meninggal dunia dan belum bisa dipastikan dari mana munculnya gas mematikan tersebut. (*RED)
DISCLAIMER : Khusus berita OPINI dalam Rubrik/Kanal OPINI adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya, sehingga setiap berita opini di kanal OPINI sepenuhnya menjadi tanggung jawab PENULIS. Oleh karenanya INDOVIEWNEWS.COM terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan OPINI, maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada PENULIS OPINI atau dapat dikirimkan kepada redaksi INDOVIEWNEWS.COM melalui email yang tertera dalam box redaksi kami. nantinya redaksi INDOVIEWNEWS.COM akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.







