Relawan GI-JOE: Diamnya Anies di Polemik Ijazah Gibran Bukti Gerakan Perubahan Hanya Jualan Kata-Kata
INDOVIEWNEWS.COM– Polemik gugatan ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Mahkamah Konstitusi (MK) mendapat sorotan dari Relawan GI-JOE (GIBRAN JOEARA). Ketua Umum GI-JOE, Benny Parapat, menilai diamnya Anies Baswedan dalam isu tersebut telah meruntuhkan citra gerakan perubahan.
Dalam siaran persnya, Rabu (8/10/2026), Benny Parapat menyebut putusan MK pada 6 Oktober 2026 yang menyatakan gugatan Denny Indrayana cs tidak dapat diterima karena kedudukan hukum pemohon tidak tepat dan tenggat waktu gugatan PHPU telah lewat sejak 23 Maret 2024, justru menimbulkan kejanggalan politik.
“Yang memiliki legal standing paling kuat untuk menggugat justru Paslon 01 Anies-Muhaimin dan Paslon 03 Ganjar-Mahfud. Tapi keduanya memilih diam. Tidak ada gugatan. Tidak ada sikap,” ujar Benny Parapat.
Ia secara khusus menyoroti sikap Anies Baswedan yang selama ini mengklaim sebagai tokoh gerakan perubahan.
“Publik berhak bertanya: KENAPA? Khususnya kepada Anies Baswedan. Selama ini mengklaim diri sebagai Tokoh Gerakan Perubahan. Paling kritis. Paling lantang mengkritisi pemerintah. Tapi ketika isu bangsa yang paling sensitif dan panas muncul, soal ijazah Wapres di MK, Anies memilih bungkam seribu bahasa,” katanya.
Menurut Benny, diamnya Anies menjadi bukti gerakan perubahan hanya jualan kata-kata.
“Diamnya Anies hari ini adalah jawabannya. Pertama, jargon Gerakan Perubahan itu ternyata hanya jualan gagasan kosong tanpa makna dan tanpa nyali,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menilai Anies sebagai sosok yang hanya mencari aman.
“Kedua, Anies adalah sosok cari aman. Tidak berani terlibat di isu sensitif. Maunya hanya isu yang aman dan menguntungkan citra. Ketiga, ini membuktikan Anies tidak layak disebut tokoh perubahan. Tokoh perubahan palsu yang hanya berani bersuara saat menguntungkan, tapi sembunyi saat rakyat butuh ketegasan sikap,” tegas Benny.
Benny menambahkan, gaya kepemimpinan abu-abu seperti itu membuat rakyat tidak akan menitipkan amanah.
“Seorang pemimpin harus jelas, lugas, dan tegas. Bukan abu-abu dan cari aman. Gaya cari aman seperti inilah yang membuat rakyat tidak akan pernah menitipkan amanah kepemimpinan kepada Anies Baswedan,” ujarnya.
“Diam adalah sikap. Dan sikap Anies hari ini telah meruntuhkan topeng perubahannya sendiri,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Anies Baswedan belum memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan Relawan GI-JOE tersebut. *(Red)*
DISCLAIMER : Khusus berita OPINI dalam Rubrik/Kanal OPINI adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya, sehingga setiap berita opini di kanal OPINI sepenuhnya menjadi tanggung jawab PENULIS. Oleh karenanya INDOVIEWNEWS.COM terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan OPINI, maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada PENULIS OPINI atau dapat dikirimkan kepada redaksi INDOVIEWNEWS.COM melalui email yang tertera dalam box redaksi kami. nantinya redaksi INDOVIEWNEWS.COM akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.






