spot_img
spot_img
Senin, September 14, 2026
BerandaHeadlineMenteri Lingkungan Hidup Minta Warga Waspada Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Menteri Lingkungan Hidup Minta Warga Waspada Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

spot_img

Menteri Lingkungan Hidup Minta Warga Waspada Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

INDOVIEWNEWS.COM— Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Mohammad Jumhur Hidayat menyampaikan pesan dan imbauan kepada masyarakat menyikapi aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda yang terjadi dalam dua hari terakhir.

Dalam pernyataannya pada Ahad (6/9/2026), Jumhur mengatakan Kementerian Lingkungan Hidup terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap dampak ekologis yang ditimbulkan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

“Sebagai Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, saya Mohammad Jumhur Hidayat, menyampaikan pesan dan himbauan dalam menyikapi erupsi Gunung Anak Krakatau dua hari belakangan ini,” ujar Jumhur.

Ia menegaskan, pemerintah saat ini memprioritaskan mitigasi dampak lingkungan sekaligus perlindungan terhadap masyarakat di wilayah terdampak.

BACA JUGA :  Denny Indrayana: Di China, Orang Terkaya Bisa Dipenjara Seumur Hidup, Indonesia Kapan Berani?

“Saat ini prioritas utama pemerintah adalah memitigasi dampak lingkungan dan perlindungan masyarakat,” katanya.

Jumhur menjelaskan, Kementerian Lingkungan Hidup telah menurunkan tim reaksi cepat untuk melakukan pemantauan di wilayah terdampak.

“Tim reaksi cepat Kementerian Lingkungan Hidup telah diturunkan untuk melakukan pengukuran kualitas udara ambient serta pemantauan kualitas air laut di wilayah pesisir Banten dan Lampung,” kata Jumhur.

Ia juga mengimbau masyarakat di wilayah terdampak agar tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika melakukan aktivitas di luar ruangan.

“Kami menghimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap tenang, selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan mematuhi panduan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi,” ujarnya.

BACA JUGA :  Pengamat: Beijing Dekati Jakarta, Indonesia Jangan Sampai Jadi Objek Perebutan Pengaruh

Selain itu, Jumhur meminta pemerintah daerah memastikan sumber air bersih masyarakat tetap aman dan terlindungi dari kemungkinan kontaminasi abu vulkanik.

“Saya juga meminta kepada Pemerintah Daerah untuk mengamankan sumber air bersih warga dari kontaminasi abu vulkanik,” tegasnya.

Menurut Jumhur, langkah pemulihan terhadap ekosistem pesisir dan penanganan dampak biologis akan dilakukan setelah kondisi aktivitas Gunung Anak Krakatau dinyatakan stabil.

“Pemulihan ekosistem pesisir dan penanganan dampak biologis akan dilaksanakan begitu kondisi aktivitas Gunung Api dinyatakan stabil,” pungkasnya.


DISCLAIMER : Khusus berita OPINI dalam Rubrik/Kanal OPINI adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya, sehingga setiap berita opini di kanal OPINI sepenuhnya menjadi tanggung jawab PENULIS. Oleh karenanya INDOVIEWNEWS.COM terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan OPINI, maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada PENULIS OPINI atau dapat dikirimkan kepada redaksi INDOVIEWNEWS.COM melalui email yang tertera dalam box redaksi kami. nantinya redaksi INDOVIEWNEWS.COM akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.

BACA JUGA :  Hasanuddin: Federalisme Bukan Memecah Indonesia, tetapi Membangun Kemitraan dan Keadilan
spot_img
Must Read
spot_img
Populer
spot_img