spot_img
spot_img
Rabu, September 16, 2026
BerandaNews6 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo, MN Lapong: Presiden Terlihat Lemah

6 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo, MN Lapong: Presiden Terlihat Lemah

spot_img

6 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo, MN Lapong: Presiden Terlihat Lemah

INDOVIEWNEWS.COM— Presiden Prabowo Subianto tercatat telah melakukan enam kali reshuffle Kabinet Merah Putih sejak awal pemerintahannya. Reshuffle terbaru dilakukan pada 14 September 2026 dengan mengganti Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan menunjuk Suahasil Nazara sebagai Menkeu baru.

Fenomena tersebut mendapat sorotan dari Pengamat Politik dan Hukum MN Lapong. Ia menilai frekuensi perombakan kabinet tersebut justru menunjukkan sejumlah persoalan mendasar dalam pemerintahan Presiden Prabowo.

Dalam pandangannya, terdapat lima alasan yang membuat dirinya menilai Presiden Prabowo terlihat lemah.

“Setelah enam kali reshuffle, kabinetnya tetap gemuk, tidak efisien, tidak efektif dan tetap dalam postur kabinet boros,” ujar MN Lapong dalam keterangannya, Rabu (16/9/2026).

Menurut dia, persoalan berikutnya adalah komposisi kabinet yang dinilai belum sepenuhnya mencerminkan visi sosialisme yang diarahkan pada keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

BACA JUGA :  Ubedilah Badrun Sebut Rocky Gerung “Antek Prabowo”

“Kabinetnya tetap isinya orang-orang yang tak paham visi sosialismenya untuk negara yang berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” katanya.

Lapong juga menyoroti keberadaan sejumlah pejabat yang menurutnya masih dipertahankan dari era pemerintahan Presiden Joko Widodo.

“Kabinetnya tetap mempertahankan pejabat korup dari era Jokowi yang koncone para oligarkhi rakus,” ujar Lapong.

Selain itu, Lapong menyinggung sejumlah sosok dalam kabinet yang menurutnya memiliki kinerja pro-rakyat dan membawa gagasan tentang Indonesia yang berdaulat.

“Sosok kabinet seperti Purbaya, Amran, Syafrie dan lainnya yang berkinerja pro rakyat (NKRI Berdaulat) pada akhirnya menjadi ancaman bagi Prabowo karena lemah dan keliru dalam implementasi,” katanya.

Ia kemudian mempertanyakan kemampuan kabinet saat ini dalam menopang agenda besar Presiden Prabowo untuk membawa Indonesia keluar dari berbagai persoalan.

BACA JUGA :  Pengamat: Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik, dari Tanah Adat hingga Kepentingan Geopolitik

“Kabinet Prabowo saat ini tidak layak mendukung visi misi besar dalam menyelamatkan Indonesia dari keterpurukan seperti yang digambarkan dalam Indonesian Paradoks-nya,” kata Lapong.

Di akhir pernyataannya, Lapong berharap pandangannya tersebut dapat sampai kepada Presiden Prabowo dan menjadi bahan pertimbangan.

“Semoga pesanku ini sampai ke meja Presiden, dibaca dan direnungkan,” ujarnya.

Lapong menutup pernyataannya dengan menyampaikan harapan agar Presiden Prabowo tetap diberikan kesehatan.

“Dari seorang warga negara yang setia berdoa untuk Presiden RI agar selalu dalam kewarasan dan sehat wal afiat. Aamiin!” tutupnya.

Pernyataan mengenai kabinet, pejabat, serta penilaian terhadap Presiden Prabowo dalam berita ini merupakan pandangan MN Lapong sebagai Pengamat Politik dan Hukum. Media ini membuka ruang bagi pihak-pihak yang disebut maupun dikritik dalam pernyataan tersebut, termasuk Presiden Prabowo dan pihak terkait lainnya, untuk memberikan klarifikasi atau tanggapan.

BACA JUGA :  Dandhy Laksono Nilai Prabowo Micin Asia bukan Macan Asia

DISCLAIMER : Khusus berita OPINI dalam Rubrik/Kanal OPINI adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya, sehingga setiap berita opini di kanal OPINI sepenuhnya menjadi tanggung jawab PENULIS. Oleh karenanya INDOVIEWNEWS.COM terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan OPINI, maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada PENULIS OPINI atau dapat dikirimkan kepada redaksi INDOVIEWNEWS.COM melalui email yang tertera dalam box redaksi kami. nantinya redaksi INDOVIEWNEWS.COM akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.

BACA JUGA :  Dosen UI Soroti Jokowi: Usai Lengser Kok Masih Safari Politik dan Bela Anak
spot_img
Must Read
spot_img
Populer
spot_img