spot_img
spot_img
Rabu, Oktober 28, 2026
BerandaOpiniPimpinan (yang) Menikmati Konflik

Pimpinan (yang) Menikmati Konflik

spot_img

Pimpinan (yang) Menikmati Konflik

Oleh: Defiyan Cori
Ekonom Konstitusi

Tulisan bersambung : Bag 1

Konflik atau benturan kepentingan (conflict of interest) biasa terjadi dalam suatu organisasi. Hal ini diawali oleh adanya perbedaan persepsi atas suatu pokok persoalan atau permasalahan. Tidak jarang konflik dimulai dari suatu persepsi dan definisi yang menimbulkan perbedaan pendapat. Muncul berbagai pendapat/pandangan sampai adu mulutpun terjadi. Bahkan, bisa memicu konflik fisik jika eskalasinya tak bisa dikendalikan. Keributan atau kekacauan (riot) bisa saja tak terhindari.

Saat ini, yang bisa saja memunculkan konflik adalah definisi korupsi yang diajukan oleh Luhut Binsar Panjaitan kepada Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto. Padahal, dalam rapat paripurna kabinet 21 Oktober Presiden RI menyatakan sikapnya tanpa tedeng aling-aling! Pernyataan beliau antara lain, menegaskan bahwa bangsa Indonesia telah lama dipermalukan bangsa asing melalui korupsi atau “perampokan” Sumber Daya Alam (SDA). Maka, apakah definisi korupsi yang hanya berarti suap menurut Luhut Binsar Panjaitan (LBP) diterima begitu saja!?

BACA JUGA :  Erros Djarot, Pemberhentian Prabowo 1998, dan Perintah Penculikan Aktivis

*to be continued* 😊🙏


DISCLAIMER : Khusus berita OPINI dalam Rubrik/Kanal OPINI adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya, sehingga setiap berita opini di kanal OPINI sepenuhnya menjadi tanggung jawab PENULIS. Oleh karenanya INDOVIEWNEWS.COM terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan OPINI, maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada PENULIS OPINI atau dapat dikirimkan kepada redaksi INDOVIEWNEWS.COM melalui email yang tertera dalam box redaksi kami. nantinya redaksi INDOVIEWNEWS.COM akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.

BACA JUGA :  DEMONSTRASI DAN PERUBAHAN: SARAT OBJEKTIF, SUBJEKTIF DAN PERTARUNGAN NARASI
spot_img
Must Read
spot_img
Populer
spot_img