spot_img
spot_img
Minggu, November 1, 2026
BerandaNewsSaid Didu Petakan Sikap 8 Partai soal Pemakzulan Gibran, Golkar dan NasDem...

Said Didu Petakan Sikap 8 Partai soal Pemakzulan Gibran, Golkar dan NasDem Diduga Bakal Membela Wapres

spot_img

Said Didu Petakan Sikap 8 Partai soal Pemakzulan Gibran, Golkar dan NasDem Diduga Bakal Membela Wapres

INDOVIEWNEWS.COM— Mantan Sekretaris BUMN Muhammad Said Didu memetakan posisi delapan partai politik di DPR dalam menyikapi kemungkinan tindak lanjut proses pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, menyusul keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan Mahkamah Agung (MA) terkait persoalan ijazah.

Dalam pernyataannya pada 1 November 2026, Said Didu menyebut empat partai telah menunjukkan sikap tegas untuk menindaklanjuti keputusan MK dan MA tersebut.

Keempat partai itu adalah PKS, PDI Perjuangan, Partai Demokrat, dan Partai Gerindra.

“4 (empat) Partai, yaitu PKS, PDI Perjuangan, Partai Demokrat, dan Gerindra sudah tegas bahwa setelah putusan MK dan MA tentang ijazah Wapres Gibran sudah nyatakan sikap untuk proses lebih lanjut keputusan tersebut,” tulis Said Didu.

BACA JUGA :  Pasar Keuangan Ambruk, Ekonom Senior Sentil Rocky Gerung: Jangan Buta Membela MBG dan Kopdes

Sementara itu, empat partai lainnya, yakni Partai Golkar, PKB, PAN, dan NasDem, menurut Said Didu, belum menyatakan sikap secara terbuka.

Ia kemudian mengemukakan sejumlah dugaan yang menurut pandangannya menjadi latar belakang belum adanya sikap tegas dari keempat partai tersebut.

Said Didu menyinggung Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia yang pernah memberikan sebutan Raja Jawa kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ia juga menyoroti sikap Bahlil yang dinilainya sangat menghormati Gibran.

Terkait PKB, Said Didu mengaitkan sikap partai tersebut dengan Ketua Umum Muhaimin Iskandar atau Cak Imin yang pernah mengusulkan perpanjangan masa jabatan Jokowi menjadi tiga periode.

Hal serupa juga disinggungnya terhadap Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan yang disebut pernah mengusulkan wacana Jokowi tiga periode.

BACA JUGA :  Said Didu Bongkar Bahaya Usulan DEN Luhut: Whoosh, Danantara hingga Pertamina Bisa Lolos dari Korupsi

Adapun mengenai NasDem, Said Didu menilai partai tersebut cenderung membela Gibran dan Jokowi. Ia mencontohkan pernyataan sejumlah tokoh NasDem, terutama Irma Chaniago, yang menurutnya kerap membela keduanya.

Berdasarkan peta politik tersebut, Said Didu memperkirakan Golkar dan NasDem akan menjadi dua partai yang paling kokoh membela Gibran di DPR.

“Sepertinya yang akan kokoh membela Gibran di DPR adalah Golkar dan NasDem,” tegasnya.

Peta politik yang disampaikan Said Didu tersebut menjadi sorotan terhadap kemungkinan dinamika sikap partai-partai di parlemen apabila proses politik terkait posisi Wakil Presiden Gibran berlanjut.

Media membuka ruang klarifikasi, bantahan, maupun informasi dari perspektif Partai Golkar, PKB, PAN, NasDem, serta pihak-pihak lain yang disebut dalam pemberitaan ini. Hak jawab dan hak koreksi akan dilayani sesuai prinsip keberimbangan dan asas praduga tak bersalah.

BACA JUGA :  Sutoyo Abadi: Indonesia Kehilangan Waktu Sejak 2014, Ekonomi Vietnam Melesat dan Indonesia Tertinggal

DISCLAIMER : Khusus berita OPINI dalam Rubrik/Kanal OPINI adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya, sehingga setiap berita opini di kanal OPINI sepenuhnya menjadi tanggung jawab PENULIS. Oleh karenanya INDOVIEWNEWS.COM terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan OPINI, maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada PENULIS OPINI atau dapat dikirimkan kepada redaksi INDOVIEWNEWS.COM melalui email yang tertera dalam box redaksi kami. nantinya redaksi INDOVIEWNEWS.COM akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.

BACA JUGA :  Said Didu Bongkar Bahaya Usulan DEN Luhut: Whoosh, Danantara hingga Pertamina Bisa Lolos dari Korupsi
spot_img
Must Read
spot_img
Populer
spot_img