spot_img
spot_img
Rabu, Oktober 14, 2026
BerandaOpiniORANG YANG BERINTEGRITAS DAN ORANG YANG LINGLUNG

ORANG YANG BERINTEGRITAS DAN ORANG YANG LINGLUNG

spot_img

ORANG YANG BERINTEGRITAS DAN ORANG YANG LINGLUNG

Oleh: Saiful Huda Ems

Orang yang jujur, memiliki prinsip, serta bertanggung jawab atas setiap perkataan dan tindakannya, akan tampak jelas ketegasan moralnya. Sikap dan keberpihakan politiknya pun akan terlihat, sangat jelas, tidak samar, tidak abu-abu. Karena ia memiliki pijakan nilai yang jelas dan tidak mudah berubah hanya demi kepentingan sesaat, atau hanya karena minimnya pengetahuan, setidaknya karena minimnya informasi.

Itulah yang disebut orang yang memiliki INTEGRITAS.

Sebaliknya, orang yang terus-menerus masih tolah-toleh ke kanan dan ke kiri, hari ini berkata begini, besok berkata begitu, tanpa landasan prinsip yang jelas, akan memperlihatkan inkonsistensi sikap dan ketidakjelasan arah berpikirnya. Setiap orang yang berpendapat berbeda hanya karena bukan dari kelompoknya, tidak pernah akan diterimanya. Padahal suara kebenaran bisa datang atau meluncur dari mulut siapapun saja.

BACA JUGA :  SELAMAT ATAS PERJUANGAN PROF. DENNY INDRAYANA DKK !.

Itulah yang disebut dengan orang yang linglung (inkonsisten).

Orang yang tidak mampu menentukan sikap karena tak memiliki pijakan prinsip yang kokoh, pantas dipertanyakan integritasnya. Sebab, dalam kehidupan moral maupun politik, ketegasan bukan berarti tidak boleh berubah pikiran, melainkan berani bersikap dan mampu mempertanggungjawabkan alasan di balik setiap perubahan sikap.

Jika sikap linglung yang seperti demikian terus berlanjut, maka pada akhirnya ia akan terjebak pada apa yang dinamakan dengan Post Truth. Post Truth atau Post-Truth adalah kondisi ketika emosi dan keyakinan pribadi lebih berpengaruh dalam membentuk opini publik daripada fakta objektif dan bukti yang sebenarnya. Dalam bahasa Indonesia, istilah ini sering diterjemahkan sebagai pascakebenaran.

Mari kita ambil contoh Post Truth dalam politik, misalnya seseorang yang tetap mati-matian membela tokoh politik pujaannya, meskipun ada bukti kuat yang bertentangan dengan klaim tokoh tersebut. Atau misalnya, berita yang belum terbukti kebenarannya lebih dipercaya karena sesuai dengan keyakinan kelompoknya. Fakta hukum kemudian ia abaikan, sementara serangan terhadap pihak yang berbeda pendapat justru lebih diutamakan.

BACA JUGA :  Rakyat MISKIN YANG TERUS BERTAMBAH SETIAP TAHUN, CUMA DIATASI DENGAN DESIL

Apa bedanya Post Truth dengan Hoaks? Jika Post-truth merupakan keadaan ketika fakta objektif kalah pengaruh dibandingkan emosi dan keyakinan, maka Hoaks merupakan informasi palsu yang disajikan seolah-olah benar. Dalam politik Indonesia, fenomena post-truth terlihat ketika pendukung suatu tokoh lebih mengutamakan loyalitas politik daripada memeriksa fakta, dokumen, dan argumentasi hukum secara objektif.

Para pakar hukum ternama seperti Prof. Saldi Isra, Prof. Mahfud MD, Prof. Jimly Ashiddiqi dll., pandangan-pandangan hukumnya akan dianggap tidak ada apa-apanya dibandingkan pendapat hukumnya seorang mantan presiden yang ahli Ilmu Perkeliruan, suka berbohong, mengada-ada dan belakangan suka diangkat jadi raja-rajaan di daerah-daerah, untuk menutupi ketiadaan ijazahnya…(SHE).

14 Oktober 2026.

BACA JUGA :  KLAIM "LPRA = ASET NEGARA": KEMANA ARAH PEMAHAMAN NEGARA ATAS HAK RAKYAT?

Saiful Huda Ems (SHE)


DISCLAIMER : Khusus berita OPINI dalam Rubrik/Kanal OPINI adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya, sehingga setiap berita opini di kanal OPINI sepenuhnya menjadi tanggung jawab PENULIS. Oleh karenanya INDOVIEWNEWS.COM terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan OPINI, maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada PENULIS OPINI atau dapat dikirimkan kepada redaksi INDOVIEWNEWS.COM melalui email yang tertera dalam box redaksi kami. nantinya redaksi INDOVIEWNEWS.COM akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.

BACA JUGA :  SELAMAT ATAS PERJUANGAN PROF. DENNY INDRAYANA DKK !.
spot_img
Must Read
spot_img
Populer
spot_img