spot_img
spot_img
Rabu, Oktober 28, 2026
BerandaNewsEkonomiPerkuat Shareholder Value, BRI Eksekusi Buyback Saham Rp1 Triliun Ditopang Fundamental Solid

Perkuat Shareholder Value, BRI Eksekusi Buyback Saham Rp1 Triliun Ditopang Fundamental Solid

spot_img

​INDOVIEWNEWS.COM, JAKARTA — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) terus memantapkan posisinya sebagai emiten perbankan dengan daya tahan bisnis yang kokoh di pasar modal. Guna mengoptimalkan nilai bagi pemegang saham (shareholder value) sekaligus merespons dinamika pasar keuangan global, perseroan secara konsisten mengeksekusi strategi pembelian kembali (buyback) saham.

​Langkah korporasi ini mengacu pada keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 24 Maret 2025, yang telah memberikan mandat buyback saham dengan alokasi anggaran hingga Rp3 triliun.

​Guna menjaga efektivitasnya di tengah fluktuasi IHSG sepanjang 2026, BRI merealisasikan program tersebut secara terukur. Setelah sukses mengalokasikan Rp500 miliar pada buyback Tahap I (Juni–September 2026), BRI meluncurkan Tahap II berdasarkan keterbukaan informasi publik per 22 Oktober 2026.

​Dalam tahap lanjutan ini, BRI menganggarkan dana segar hingga Rp1 triliun yang dijadwalkan berlangsung dari 22 Oktober 2026 sampai dengan 21 Januari 2027.

BACA JUGA :  Hendrajit: Intelijen Nasional dan Intelijen Negara Punya Lingkup Berbeda

​Corporate Secretary BRI, Dhanny, menjelaskan bahwa eksekusi buyback bertahap merupakan instrumen strategis untuk mengarungi ketidakpastian ekonomi global, ketegangan geopolitik, hingga pergerakan arus modal asing yang memicu volatilitas harga saham.

​“Langkah buyback saham ini mencerminkan keyakinan tinggi BRI terhadap fundamental bisnis dan prospek pertumbuhan jangka panjang. Perseroan tetap mengedepankan kecukupan permodalan, prinsip kehati-hatian, serta tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance),” ujar Dhanny dalam keterangan resminya.

​Keyakinan manajemen BRI memborong kembali sahamnya didukung oleh performa finansial yang impresif. Hingga Triwulan II-2026, BRI membukukan laba bersih sebesar Rp31,2 triliun.

​Pertumbuhan kinerja intermediasi perseroan juga mencatatkan torehan positif:

  • ​Penyaluran Kredit & Pembiayaan: Tumbuh pesat 16,2% (YoY) menjadi Rp1.646 triliun.
  • ​Total Aset: Meningkat 11,7% (YoY) menyentuh Rp2.352 triliun.
  • ​Dana Pihak Ketiga (DPK): Tumbuh 6,7% (YoY) mencapai Rp1.581 triliun.
BACA JUGA :  Perkuat Pondasi Ekonomi Nasional, BRI Kucurkan KUR Rp144,5 Triliun ke 2,76 Juta UMKM Per Agustus 2026

​Dari perspektif manajemen risiko dan ketahanan keuangan, BRI ditopang oleh tingkat kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio / CAR) yang sangat tebal di level 21,5%. Sementara itu, Loan to Deposit Ratio (LDR) terjaga ideal pada angka 90,8%, memberi fleksibilitas tinggi bagi BRI untuk melanjutkan ekspansi bisnis secara terukur dan berkelanjutan.

​Menutup keterangannya, Dhanny optimistis bahwa penguatan bisnis inti akan terus menjadi mesin penggerak imbal hasil investasi yang menjanjikan bagi para investor.

​“Dengan fundamental dan permodalan yang kuat, kami percaya BRI memiliki ruang pertumbuhan yang sangat memadai untuk terus memberikan imbal hasil optimal bagi seluruh pemegang saham dalam jangka panjang,” pungkasnya.(andri).


DISCLAIMER : Khusus berita OPINI dalam Rubrik/Kanal OPINI adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya, sehingga setiap berita opini di kanal OPINI sepenuhnya menjadi tanggung jawab PENULIS. Oleh karenanya INDOVIEWNEWS.COM terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan OPINI, maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada PENULIS OPINI atau dapat dikirimkan kepada redaksi INDOVIEWNEWS.COM melalui email yang tertera dalam box redaksi kami. nantinya redaksi INDOVIEWNEWS.COM akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.

BACA JUGA :  GEMA CITA Dorong Gubernur DKI Jakarta Terapkan Konsep Vertical Garden Menuju Jakarta The Green City
spot_img
Must Read
spot_img
Populer
spot_img