spot_img
spot_img
Minggu, November 1, 2026
BerandaNewsBoikot Gerindra Mengemuka, Rizal Fadillah Pertanyakan Sikap Partai Prabowo yang Tetap Dukung...

Boikot Gerindra Mengemuka, Rizal Fadillah Pertanyakan Sikap Partai Prabowo yang Tetap Dukung Gibran

spot_img

Boikot Gerindra Mengemuka, Rizal Fadillah Pertanyakan Sikap Partai Prabowo yang Tetap Dukung Gibran

INDOVIEWNEWS.COM– Pemerhati Politik dan Kebangsaan Rizal Fadillah melontarkan kritik terhadap sikap Partai Gerindra yang disebut tetap solid mendukung pasangan Prabowo-Gibran, meskipun terdapat putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan Mahkamah Agung (MA) yang menjadi sorotan dalam polemik persyaratan pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Rizal menyoroti pernyataan anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Kamrussamad, yang menurutnya menunjukkan bahwa partai tersebut tetap berada di belakang Prabowo-Gibran.

Ia mempertanyakan apakah Gerindra masih dapat dipercaya oleh masyarakat apabila tetap mempertahankan dukungan tersebut.

“Jika demikian Gerindra potensial untuk menjadi musuh rakyat. Silakan dukung Prabowo-Gibran, rakyat pun mampu untuk menggulingkan Prabowo-Gibran. Konstitusi memberi akses luas untuk itu,” kata Rizal dalam tulisan bertajuk Gibran di Ujung Belalai, Tapi Sayap Masih Membelai: Boikot Gerindra, Ahad (1/11/2026).

Menurut Rizal, tuntutan yang berkembang seharusnya diarahkan pada posisi Gibran sebagai Wakil Presiden, bukan kepada Prabowo sebagai Presiden.

BACA JUGA :  Rizal Fadhillah: Awas Ada PKI Tanpa Bentuk, Diorama G30S Kostrad Harus Diusut

Ia menyebut terdapat dua jalan yang dapat ditempuh, yakni mendesak Gibran mengundurkan diri atau mendorong DPR/MPR mengambil langkah konstitusional.

“Prabowo sendiri sebagai Presiden sekaligus Ketum Partai Gerindra tidaklah diganggu. Rakyat sudah sangat bijak dan dengan penuh hikmah dalam melangkah,” ujarnya.

Kritik terhadap Alasan Stabilitas Pemerintahan

Rizal juga mengkritik alasan mempertahankan Prabowo-Gibran demi menjaga stabilitas pemerintahan. Menurutnya, stabilitas tidak dapat dijadikan alasan untuk mengabaikan persoalan yang menjadi perhatian publik.

“Mempertahankan barang busuk justru akan mengakibatkan ketidakstabilan politik dan pemerintahan,” tulisnya.

Ia menilai, sikap Gerindra yang tetap membela Gibran berpotensi memperlebar jarak antara partai tersebut dan aspirasi masyarakat yang menginginkan persoalan Wakil Presiden itu diselesaikan melalui mekanisme konstitusional.

Rizal bahkan meminta Gerindra memberikan teguran apabila pernyataan Kamrussamad bukan merupakan sikap resmi partai.

“Jika pandangan anggota Fraksi Gerindra Kamrussamad bukan sikap partai, maka ia harus ditegur atas pandangan yang melawan aspirasi rakyat dan menafikan keputusan lembaga hukum yang terhormat,” tegas Rizal.

BACA JUGA :  Rizal Fadillah: Apapun Putusan MK Tetap Harus Kepung DPR Terkait Makzulkan Gibran

Namun, apabila pernyataan tersebut memang mencerminkan sikap resmi Gerindra di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto, Rizal menyerukan agar masyarakat mempertimbangkan langkah boikot terhadap partai tersebut.

Pertanyakan Pilihan Gerindra: Bersama Gibran atau Rakyat?

Dalam bagian akhir tulisannya, Rizal menggunakan metafora politik untuk menggambarkan posisi Gibran yang menurutnya masih mendapatkan perlindungan dari pihak-pihak yang mendukungnya.

Ia menilai, dukungan Gerindra terhadap Gibran menjadi persoalan yang perlu dijelaskan secara terbuka kepada masyarakat.

“Pertanyaan seriusnya adalah apakah Gerindra akan terus bersama Gibran atau bersama rakyat?” tulisnya.

Rizal menegaskan, apabila Gerindra tetap memilih mempertahankan dukungan kepada Gibran, masyarakat menurutnya dapat membangun konsolidasi untuk menyuarakan penolakan melalui gerakan boikot.

Polemik ini, menurut Rizal, bukan semata-mata persoalan hubungan antarelite politik, melainkan menyangkut bagaimana partai politik merespons kritik publik dan menghormati proses serta keputusan lembaga negara.

BACA JUGA :  Jarwo vs Jarwi? M Rizal Fadillah Soroti Dugaan Pertarungan Jaringan Prabowo dan Jokowi

Media memberikan ruang klarifikasi, bantahan, maupun informasi dari perspektif Partai Gerindra, Kamrussamad, serta pihak-pihak terkait lainnya agar pemberitaan tetap berimbang, dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah dan prinsip jurnalistik.


DISCLAIMER : Khusus berita OPINI dalam Rubrik/Kanal OPINI adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya, sehingga setiap berita opini di kanal OPINI sepenuhnya menjadi tanggung jawab PENULIS. Oleh karenanya INDOVIEWNEWS.COM terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan OPINI, maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada PENULIS OPINI atau dapat dikirimkan kepada redaksi INDOVIEWNEWS.COM melalui email yang tertera dalam box redaksi kami. nantinya redaksi INDOVIEWNEWS.COM akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.

BACA JUGA :  GI-JOE Tolak Politisasi Pemakzulan Gibran, Minta 9 Hakim MK Mundur
spot_img
Must Read
spot_img
Populer
spot_img