spot_img
spot_img
Selasa, Oktober 6, 2026
BerandaAnggaranGERTAK Desak Kejagung Usut Tuntas Dugaan Manipulasi Pengadaan Motor Listrik MBG: Jangan...

GERTAK Desak Kejagung Usut Tuntas Dugaan Manipulasi Pengadaan Motor Listrik MBG: Jangan Ada yang Kebal Hukum

spot_img

GERTAK Desak Kejagung Usut Tuntas Dugaan Manipulasi Pengadaan Motor Listrik MBG: Jangan Ada yang Kebal Hukum

INDOVIEWNEWS.COM– Gerakan Rakyat Tolak Aktor Koruptor (GERTAK), Ahmad Fauzi, mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) RI mengusut secara tuntas dan transparan dugaan ketidaksesuaian dalam pengadaan kendaraan operasional untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di bawah Badan Gizi Nasional (BGN).

Menurut Ahmad Fauzi, dugaan perbedaan antara laporan 21.800 unit kendaraan yang disebut telah rampung dengan realisasi fisik yang disebut hanya 2.117 unit harus dijelaskan secara terbuka melalui proses hukum yang profesional dan berbasis alat bukti.

“Kami meminta Kejaksaan Agung mengusut tuntas dan transparan. Jangan berhenti pada persoalan administrasi atau angka di atas kertas. Harus ditelusuri siapa yang membuat laporan, bagaimana proses verifikasi dilakukan, berapa anggaran yang sudah dibayarkan, dan apakah terdapat kerugian keuangan negara,” ujar Ketua Umum GERTAK, Ahmad Fauzi dalam keterangannya kepada wartawan Selasa, (6/10/2026).

BACA JUGA :  Hasil Survei IDM: Kepuasan Pengguna Jasa Bea Cukai Tinggi, Tapi Tarif dan Aturan Barang Impor Jadi Sorotan

Ahmad Fauzi menegaskan, setiap rupiah uang negara harus dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, seluruh pihak yang terbukti melakukan pelanggaran hukum harus diproses sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Apabila ditemukan adanya perbuatan melawan hukum dan kerugian negara, siapa pun yang terlibat harus bertanggung jawab. Tidak boleh ada intervensi, tidak boleh ada tebang pilih, dan tidak boleh ada pihak yang kebal hukum,” tegasnya.

Ia juga meminta penyidik membuka informasi perkembangan perkara secara proporsional agar masyarakat memperoleh gambaran yang jelas mengenai proses pengadaan, realisasi fisik, pembayaran, hingga potensi kerugian negara.

“Program Makan Bergizi Gratis adalah program yang menyangkut kepentingan masyarakat luas. Karena itu, pengadaan pendukungnya harus bersih, transparan, dan akuntabel. Kepercayaan publik jangan sampai rusak karena adanya dugaan penyimpangan dalam penggunaan anggaran negara,” terangnya.

BACA JUGA :  Carut-Marut Desil, KPI: Jangan Biarkan Data Mengalahkan Kondisi Nyata Rakyat

GERTAK akan terus mengawal proses penegakan hukum tersebut dengan tetap menghormati kewenangan aparat penegak hukum dan asas praduga tak bersalah.

“Kami mendukung Kejagung bekerja secara independen dan profesional. Bongkar seluruh fakta berdasarkan alat bukti. Kalau tidak ada pelanggaran, sampaikan kepada publik. Kalau terbukti ada tindak pidana, proses seluruh pihak yang bertanggung jawab sesuai hukum,” pungkas Ahmad Fauzi.

Pernyataan tersebut sejalan dengan sikap GERTAK sebelumnya yang mendorong Kejaksaan Agung mengusut seluruh dugaan penyimpangan pengadaan di Badan Gizi Nasional secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Media memberi ruang klarifikasi kepada pihak-pihak yang disebutkan narasumber dan akan ditayangkan.


DISCLAIMER : Khusus berita OPINI dalam Rubrik/Kanal OPINI adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya, sehingga setiap berita opini di kanal OPINI sepenuhnya menjadi tanggung jawab PENULIS. Oleh karenanya INDOVIEWNEWS.COM terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan OPINI, maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada PENULIS OPINI atau dapat dikirimkan kepada redaksi INDOVIEWNEWS.COM melalui email yang tertera dalam box redaksi kami. nantinya redaksi INDOVIEWNEWS.COM akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.

BACA JUGA :  Koalisi Peduli Indonesia Dorong Menteri Kehutanan dan Menteri Lingkungan Hidup Segera Ambil Tindakan Tangani Karhutla
spot_img
Must Read
spot_img
Populer
spot_img