spot_img
spot_img
Senin, Oktober 12, 2026
BerandaOpiniMEMAHAMI ISU GEOPOLITIK TIMUR TENGAH MUTAKHIR

MEMAHAMI ISU GEOPOLITIK TIMUR TENGAH MUTAKHIR

spot_img

MEMAHAMI ISU GEOPOLITIK TIMUR TENGAH MUTAKHIR

Oleh: Alen Y. Sinaro

Geopolitik Timur Tengah mutakhir memperlihatkan paradoks kekuasaan yang tak bisa diabaikan. Iran, melalui kemampuan militernya mengancam lalu lintas Selat Hormuz, memiliki daya paksa strategis yang sangat besar. Namun, kendali de facto tersebut tidak identik dengan kedaulatan hukum atas selat internasional. Negara pengguna Hormuz mungkin harus memperhitungkan Teheran, tetapi itu tidak otomatis berarti mengakui daulat Iran.

Arab Saudi berusaha mengurangi ketergantungan melalui East–West Pipeline menuju Yanbu di Laut Merah. Akan tetapi, alternatif ini tidak menghapus kerentanan geopolitik: ancaman Houthi di Bab al-Mandab dapat membahayakan pelayaran menuju Samudra Hindia. Diversifikasi jalur energi ternyata hanya memindahkan sebagian risiko _dari satu titik sempit ke titik sempit lainnya._

BACA JUGA :  Otoritas Jasa Keuangan atau Perdagangan (juga)?

Di atas semua itu, pilihan politik Saudi untuk mendekati Amerika-Israel memunculkan persoalan moral dan strategis. Apakah kemitraan tersebut sungguh memperkuat kemandirian dunia Islam? Penilaian terhadap Iran—termasuk rekam jejaknya dalam konflik regional—tetap harus kritis. Namun, demikian pula penilaian terhadap Saudi dan Zionis-Israel.

Dalam geopolitik, kepentingan negara boleh berubah; tetapi legitimasi suatu pilihan harus diuji melalui konsekuensinya, bukan sekadar narasi pembenarannya.

Masihkah kita, Umat Islam, terus terpancing oleh produksi informasi sampah untuk membenci salah satu pihak yang sedang berperang—tanpa pernah sungguh-sungguh menguji kepentingan di baliknya!?


DISCLAIMER : Khusus berita OPINI dalam Rubrik/Kanal OPINI adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya, sehingga setiap berita opini di kanal OPINI sepenuhnya menjadi tanggung jawab PENULIS. Oleh karenanya INDOVIEWNEWS.COM terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan OPINI, maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada PENULIS OPINI atau dapat dikirimkan kepada redaksi INDOVIEWNEWS.COM melalui email yang tertera dalam box redaksi kami. nantinya redaksi INDOVIEWNEWS.COM akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.

BACA JUGA :  TERUSAN KRA DAN MASA DEPAN GEOPOLITIK ACEH
spot_img
Must Read
spot_img
Populer
spot_img